Sabtu, 16 April 2011

Konsep Dasar Sistem Berkas

Sistem berkas

Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi input/output level rendah. Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file. Pengarsipan dan akses adalah :

a. Cara untuk membentuk suatu arsip/file dan cara pencarian record-recordnya kembali.

b. Sistem berkas dan akses adalah sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada sistem berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik.

c. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file.

Ada 4 komponen sistem berkas :

a. Disk management.

Menjelaskan bagaimana seharusnya menyusun blok-blok disk ke dalam file.

b. Naming.
Berguna bagi pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file dengan penamaan yaitu dengan mengenali blok-blok disk.

c. Protection.

Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai file dari pemakai lain.

d. Reliability.
File–file yang diperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem. Setiap sistem operasi mempunyai file sistem tersendiri. Contohnya FAT 32 pada Window 9x, NTFS pada Windows NT dan Windows XP. FAT 16 pada MS-DOS. Ext2,Ext3 dan Reiser pada Linux. Masing – masing file sistem mempuyai metode yang berbeda dalam pengaksesesan, pengorganisasian dan pengeloaan pada disk.

Berikut adalah struktur file :

a. Byte sequence.

Rankaian byte yang tidak terstruktur (UNIX dan MS-DOS).

b. Record sequence.

File dirangkai dalam record yang tertentu panjangnya dengan beberapa struktur.

c. Tree.
Masing-masing file tidak sama panjangnya serta memiliki key filed pada record.

Jenis-jenis berkas pada UNIX dan MS-DOS antara lain:

a. Regular file.

Berisi informasi bagi pemakai (byte,record dan tree).

b. ASCII file.

Berisi baris teks, diakhiri dengan karakter “carriage return”.

c. Binary file.

Urutan bilangan biner yang terdiri dari bit 1 dan 0.

d. Directories.

Sistem file yang berisi informasi tentang file yagn berada dalam direktori tersebut.

e. Character spesial file.

Berhubungan degan I/O model serial (printer, terminal, network).

f. Blok spesial file.

Untuk pemodelan disk.

g. Executable file.

File yang siap untuk menjalankan suatu proses, mis file *.EXE, *.BAT.

Sasaran sistem manajemen berkas.

Biasanya cara yang digunakan pemakai atau aplikasi dapat mengakses suat bekas adalah lewat sistem manajemen berkas dari sistem operasi. Pemakai atau pemrogram tida kperlu mengembangkan software khusus untuk mengakses data ditiap aplikasi. Sistem juga menyediakan pengendalian terhadap aset penting ini. Sasaran dari sistem manajemen berkas, yaitu:

a. Untuk memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai, termasuk oenyimpanan data dan kemampuan melakukan operasi berkas.

b. Untuk menjamin data pada file adalah valid.

c. Untuk optimasi kerja.

d. Untuk menyediakan dukungan I/O beragam tipe peralatan penyimpanan.

e. Untuk meminimalkan potensi kehilangan atau kerusakan data.

f. Untuk menyediakan sekumpulan rutin interface I/O.

g. Untuk menyediakan dukungan I/O untuk sistem multiuser.

Fungsi manajemen berkas.

Beberapa fungsi manejemen berkas antara lain :

a. Pemakai dapat menciptakan, memodifikasi dan menghapus file.

b. Pemakai dapat memakai bersama berkas secara terkendali.

c. Mekanisme pemakaian file secara bersama yaitu dengan menyediakan beragam access control file seperti read-only, write dan execute.

d. Pemakai dapat menstrukturkan file.

e. Pemakai dapat melakukan transfer informasi antar file.

f. Kemampuan backup dan recovery harus disediakan untuk mencegah kehilangan data.

g. Pemakai mengacu file dengan nama simbolik, bukn mengacu pada peralatan fisik.

h. Untuk penyimpanan data yang rahasia secara aman.

i. Menyediakan interface user-friendly.

j. Mengenali dan mengalokasikan satu file yang di pilih.

k. Menggunakan satu directory untuk menggambar lokasi semua file ditambah atributnya.

l. Blocking untuk mengakses file.

m. Pengalokasian file-file untuk blok-blok bebas.

n. Mengelola penyimpanan bebas untuk menyediakan blok-blok.

Gambaran file sistem.

a. Gambaran pemakai.

Pemakai menggunakan nama-nama file dan melihat bagaimana ukuran filenya dlam byte.

b. Gambaran sistem.

Sistem operasi melihat sistem berkas sebagai sekumpulan blok (virtual) dan ukuran file dalam sector (fisik). Blok dan sector tidak pelu berada dalam ukuran yang sama.

Arsitektur sistem manajemen file.

Cakupan manajemen berkas dapat dilihat dari arstitekturnya.

Program Pemakai

File

File sekuensial

File sekuensial berindeks

File berindeks majemuk

File hash

File

multi ring

Peralatan I/O secara logic

Supervisor I/O dasar

Sistem file dasar

Disc device driver

Tape device driver

Optical device driver

a. Device Driver.

Merupakan bagian sistem operasi yang mengizinkan pemakai dan aplikasi mengakses record-record. Sistem file dasar berkaitan dengan blok-blok data. Sedangkan modul perangakat I/O logik berkaitan dengan record-record file. Device driver berada pada level paling rendah, berkomunikasi secara langsung dengan device peripheral, menyelesaikan permintaan I/O (restart kembali permintaan data akibat adanya kesalahan, kegagalan permintaan dalam kasus banyaknya gangguan)

b. Sistem berkas dasar.

Sistem berkas dasar atau tingkat I/O merupakan interface utama dengan lingkungan luar sistem komputer. Lapisan ini berurusan dengan blik-blok data yang diperlukan antara sistem denga disk dan tape. Lapisan ini berfungsi dalam penempatan blok-blok data pada perangkat penyimpanan sekunder dengan buffering blok-blok data tersebut pada memori utama. Lapisan ini tidak berkaitan dengan isi data atau struktur berkas yang terlibat. Sistem berkas dasar merupakan I/O fisik, bergiliran dengan mempertukarkan blok-blok data, berkenaan dengan penempatan blok-blok, berkenaan dengan buffering blok.

c. Supervisor dasar I/O.

Bertanggung jawab atas semua inisialisasi dan pengakhiran I/O. Pada lapisan ini struktur kendali dikelola yang berkaitan dengan perangkat I/O, penjadwalan dan status file. Supervisor dasar I/O bertanggung jawab untuk mengawali dan mengakhiri file I/O, berkenaan dengan akses penjadwalan untuk optimasi kinerja.

d. Peralatan I/O logik.

Meruapakan bagian sistem operasi yang mengizinkan pemakai dan aplikasi mengakses record. Sistem file dasar berkaitan dengan blok–blok data, sedang modul perangkat I/O logik berkaitan dengan record-record terbatas.

e. Metode akses

1. Metode akses.

Merupakan bagian lapisan akhir. Lapisan ini menyediakan interface standar antara aplikasi-aplikasi dan sistem berkas serta peralatan yang menyimpan data. Metode-metode pengaksesan yang berbeda merefleksikan struktur file berbeda cara pengaksesan dan pemrosesan yang berbeda.
Organisasi dari sistem file sedikit ditentukan oleh pemakaian pola file-file itu sendiri. Terdapat beberapa cara pengaksesan file:

a) Sequential access.

File diakses dari awal dan dibaca secara berurutan sampai keakhir file.

b) Random access.

Beberapa data dalam satu file bisa diakses disetiap waktu.

c) Content-base access.

Data dalam file diakses berdasarkan isi dari file.

2. Alokasi File.

Masalah pokok dalam implementasi penyimpanan berkas adalah pencatatan blok-blok file. Beragam metode yang digunakan antara lain:

a) Alokasi berurutan.

Skema alokasi paling sederhana adalah penyimpanan berkas sebagai blok-blok data berurutan pada disk.

b) Alokasi blok-blok berkas sebagai senarai berantai.

Untuk file lebih besar, salah satu dari alamat I-node adalah alamat blok disk yang disebut indirect block yang digunakan. Double indirect block berisi alamat blok-blok disk yang berisi daftar single indirect blok. Single indirect blok menunjuk beberapa status blok data berikutnya dari file tersebut. Jika masih tidak cukup, dapat digunakan triple indirect blok yang menunjuk double indirect blok.

f. Elemen-elemen manajemen berkas.

File-file besar memakan banyak tempat ruang disk pada suatu sistem dan juga perhitungan bagi mayoritas waktu transfer data antar disk dan CPU. Pemakaian blok sebaiknya digunakan untuk kinerja dan efisiensi sistem file untuk mentransfer data dari disk ke memori, proses transfer untuk file kecil menjadi tidak efisien.
Pemakai perintah, user access control --> struktrur file --> metode akses, fungsi manipulasi file --> bagian dari file --> blocking --> blok disk fisik dimemori utama --> penjadwalan disk, alokasi file --> blok dimemori utama->manajemen penyimpanan file<--

g. Operasi File.

Cara memilih organisasi berkas tidak terlepas dari 2 aspek utama yaitu :

1) Model penggunaanya.

a. Batch. Suatu proses yang dilakukan secara kelompok.

b. Suatu proses yang dilakukan secara record per record.

2) Model operasi file.

a) Pembuatan file.

Langkah yang diperlukan untuk menyimpan file, sebagai bentuk:

· Ruang penyimpanan harus dicari dalam sistem tersebut.

· Entri untuk file tersebut harus dibuat dalam direktori disk.

b) Penulisan ke file.

Untuk menulis ke dalam file, suatu sistem call harus dilakukan untuk menetapkan nama file yang ditulis. Dengan memberikan nama file, sistem call akan mencari didalam direktori untuk mencari posisi awal dari file dalam disk. Direktori perlu menyimpan alamat terakhir dari disk yang ditulisi. Dengan petunjuk ini ,alamat dari blok berikutnya dapat disimpan.

c) Pembacaan file.

Untuk membaca file, sistem call menunjukkan nama dari berkas dan dimana blok selanjutnay dari berkas harus ditempatkan. Direktori akan diakses untuk entry yang menyimpan atribut file tersebut serta pointer dari awal file tersebut.

d) Mengulang kembali file.

Pengulangan kembali file tidak memerlukanoperasi I/O, tapi hanya dilakukan degnan mereset pointer file dengan pointer yang ada dalam entri direktori dan menyederhanakan kompleksitas sistem.

e) Menghapus file.

Untuk menghapus file, entri dari berkas dicari dalam direktori untuk nama berkas yang bersangkutan. Setelah mendapatkan entri direktori tersebut , bebaskan semua lokasi penyimpanan untuk entri tersebut. Untuk mencegah pencarian berulang, entri direktori akan dibuka pada waktu file pertama kali dibuka.

Direktori

Direktori dapat didefenisikan sebagai suatu file yang berisi daftar nama file dan direktory pada suatu direktori. Direktori menyimpan informasi : nama file, pada blok-blok, sektor dan track mana file tersebut disimpan pada disk serta attribut kepemilikan direktori. Direktori merupakan suatu bentuk file yang berstruktur yang terdiri dari field dan record. Dari pandangan pemakai, direktori menyediakan pemetaan antara nama berkas yang diketahui pemakai dan aplikasi berkas itu sendiri. Ada dua jenis hierarki direktori yang umum digunakan, yaitu :

1. Tipe direktori memuat nama, atribut berkas dan alamat disk.

2. Direktori dimana berkas ditunjuk oleh pointer.

Pada sistem operasi terdapat beragam strategi direktori, yaitu:

1. Direktori tunggal.

Sistem operasi hanya mengola satu kumpulan file. Sistem hanya menyediakan satu direktori untuk keseluruhan file yang ada.

2. Direktori per pemakai.

Strategi ini merupakan skema dua tingkat, yaitu satu direktori untuk setiap pemakai dan satu direktori master. Direktori master mempunyai satu isian untuk setiap direktori, memberikan alamat dan informasi kendali pengaksesan. Tiap direktori pemakai adalah satu daftar sederhana berisi file-file pemakai tersebut.

3. Hierarki (struktur pohon).

Terdapat satu direktori master yang didalamnya terdapat beberapa sub-direktori yang dapat memuat direktory berikutnya.

http://ardi81.blogspot.com/2008/02/konsep-dasar-sistem-berkas.html

Minggu, 10 April 2011

Cara Aman Bertransaksi Online


Tips Cara Aman Bertransaksi Online
Di era teknologi informasi seperti saat ini, dunia seakan sudah tidak lagi bersekat. Batas-batas daerah bahkan negara atau benua seakan sirna. Informasi apapun di wilayah benua manapun tanpa menunggu lama akan bisa dilihat dan ikut dirasakan oleh semua kalangan. Namun tentu bagaikan dua sisi mata pedang, di salah satu sisi banyak nilai positif yang akan kita peroleh, namun di sisi lain banyak juga hal negatif yang harus kita waspadai. Salah satu yang menjadi permasalahan cukup serius adalah penipuan di dunia maya.
Ya, penipuan adalah kata yang membuat banyak orang trauma berinteraksi dengan dunia maya. Banyak orang yang akhirnya lebih memilih dunia nyata sebagai dunianya (padahal sebenarnya di dunia nyata pun kasus penipuan juga tidak jarang terjadi). Akhirnya segala kemudahan yang banyak disediakan untuk berinteraksi di dunia maya lepas begitu saja dari tangan kita.
Tetapi untungnya, masih banyak orang yang baik dan jujur di dunia ini. Mereka ini dengan susah payah terus membangun kepercayaan publik, supaya dunia maya tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Karenanya mereka terus tanpa bosan berkampanye sisi positif dan baik dari dunia maya, juga terus tanpa henti menggugah rasa kepedulian kita agar benar-benar bisa aman berinteraksi dengan dunia maya. Berikut ini kami sajikan beberapa tips sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kita, terutama terkait dengan transaksi jual beli di dunia maya.
  1. Jika kita tertarik ingin membeli barang via transaksi online, periksa dengan teliti barang yang hendak dibeli (dari mulai ukuran, bentuk, sampai harganya, kalau memungkinkan minta dikirimkan contoh asli produknya). Juga jangan lupa, tanyakan kelebihan dan kekurangan dari barang tersebut dan tanyakan juga bagaimana dengan layanan purna jual dan garansi (jika ada).
  2. Perhatikan dengan teliti toko online yang digunakan untuk memajang produk. Apakah informasinya terus di update, apakah tokonya benar-benar terlihat serius dikelola, apakah ada tersedia informasi detail tentang tata cara order, alamat kontak, dan sebagainya. Semakin lengkap dan professional toko online yang mereka gunakan, semakin baik bagi para calon pembeli.
  3. Selain kita mengamati dengan teliti produk dan toko online yang digunakan, kita juga perlu mengamati kinerja penjual produk tersebut. Bagaimana caranya?
    • Lihat testimonial (kesaksian) dari para pembeli yang pernah membeli dari penjual tersebut. Jika toko online tidak menyediakan kolom testimonial, kita bisa memanfaatkan jasa mesin pencari google untuk menelitinya. Misalnya dengan mengetikkan nama penjual atau toko online di mesin pencari google. Lihat apakah ada komentar-komentar miring tentang penjual tersebut.
    • Cari informasi sedetail-detailnya dengan memanfaatkan jasa teman dan komunitas kita. Apakah mereka pernah berinteraksi dengan penjual tersebut. Jika iya, maka tanyakan seberapa profesionalkah penjual tersebut mengelola bisnisnya.
  4. Yang terakhir dan yang tidak kalah pentingnya, yakinkan diri kita bahwa kita bertransaksi dengan penjual yang dapat dipercaya. Caranya yaitu dengan mencari sebanyak-banyaknya informasi yang berkaitan dengan si penjual dari mulai nama lengkap, alamat kontak yang bisa dihubungi secara nyata (bukan maya), sampai kalau dimungkinkan minta dikirimkan fotokopi atau hasil scan kartu identitas (KTP) si penjual. Jangan khawatir, penjual yang baik akan dengan senang hati menginformasikannya. Jadi kita tidak perlu sungkan memintanya.
Dengan mempelajari banyak tips aman bertransaksi online lainnya, yang saya yakin banyak juga ditulis oleh pihak-pihak lain, mudah-mudahan menjadikan kita semakin waspada dan berhati-hati. Dan mudah-mudahan pada akhirnya sisi negatif dari dunia maya akan hilang dengan sendirinya. Kalau sudah begitu, kita akan banyak mendapatkan keuntungan darinya.

Senin, 04 April 2011

Perencanaan dan Perancangan Pembuatan Web

Untuk membuat sebuah web sendiri tanpa bantuan jasa pembuat website dibutuhkan lebih dari sekedar ide dan software web editor yang baik. Samping harus menyediakan menu pilihan untuk penggunaan dengan struktur yang jelas, tata-letak dan teknik yang digunakan juga harus harmonis. Dengan demikian, pertama-tanma harus di buat sebuah perencanaan yang matang untuk menghasilkan sebuah web yang baik. Mulai dari pribadi atau komersil, menguntungkan atau tidak menguntungkan, namun demikian dalam perencanaan dan perancangan sebuah web bila kita membuat web pribadi jika terdapat kesalahan kecil dapat ditolerin, tidak demikian dengan web perusahaan, karena tujuannya adalah menarik sebanyak mungkin pelanggan. Dengan demikkian anda dapat melakukannnya tahap-demi tahap.

Memilih Alamat ( Domain )
Tahap ini memang tidak selalu harus dilakukan dalam tahap pertama tetapi harus di pertimbangkan alamat apa yang akan di gunakan oleh web yang akan anda buat. usahakan untuk segera membeli sebuah domain yang diinginkan. Jangan sampai web anda selesai dengan bagus, tetapi domain yang anda inginkan sudah dipakai oleh pihak lain.

Memilih Hosting
Hosting adalah tempat dimana anda meng-host atau menyimpan file web yang anda buat. Tentukan apakah anda ingin membeli ruang hosting ataukah akan memebuat serve webs anda sendiri. Jika anda memilih meng-hosting file web anda, maka pilih penyedia hosting yang tidak lagi di ragukan kehandalannya atau anda tanyakan kepada kawan dan bisa juga dengan cara searing dengan user lainnya via internet. Jika anda memilih membuat serve web anda sendiri, gunakan aplikasi-aplikasi yang telah handal dan dipercaya kehebatannya untuk di gunakan sebagai serve sebuah web dan anda juga bisa menyewa seorang IT untuk men-setting dan membuat sistem keamanan yang bagus untuk menghindari dari serangan para Hacker.

Membuat Rancangan Yang Benar
Pertama-tama anda harus jelas menentukan rancangan yang jelas. Siapa yang anda tuju, bagaimana penampilan halaman, sarana dan teknik apa yang anda gunakan, dan anda juga harus sudah memikirkan efek multimedia apa yang anda gunakan untuk mempercantik halaman web anda. Contohnya anda ingin menambahkan animasi, anda dapat menggunakan Macromedia Flash untuk membuatnya.

Merancang Tampilan Website
Jika anda telah mengerti dengan jelas kearah mana web anda tertuju, sekarang anda tinggal membuat tampilan web anda semenarik mungkin agar pengunjung betah dan sesering mungkin mengunjungi web anda.
Biasanya ide kreatif muncul jika kita sesering mungkin browsing untuk melihat-lihat dan mengambil ide kreatif dari pesaing. Jangan meniru, buat variasi lainnya yang lebih menarik. Atau anda juga bisa mendownload template web dari internet secara gratis atau ada juga yang berbayar.

Menguji Sebelum Menghosting
Beberapa kesalahan pasti akan anda temukan setelah selesai merancang web anda, konsistensi web, pengujian hyperlink, posisi elemen-eleman halaman yang benar pada setiap halaman web harus terus di amati, seperti halnya tampilan secara umum. Anda juga dapat meminta bantuan kepada teman anda untuk mengkoreksi web anda, karena pada umumnya mereka dapat memberikan saran-saran untuk perbaikan web anda. Jika anda ingin agar para pengunjung mendapat penampilan halaman yang sama, anda harus menggunakan pengujian pada browser-browser yang ada. seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan Mozilla Firefox.

Meng-update Secara Berkala
Setelah anda berhasil meluncurkan web yang telah anda desaign sendiri tahap demi tahap. maka sudah waktunya anda meng-update secara berkala agar para pengunjung tidak bosen dan jenuh dengan isi (content) web anda. Lakukan perbaikan secara berkala agar menyempurnakan web anda, tampung semua saran dan kritik para pengunjung untuk mengkoreksi atau memberikan ide-ide kreatif.

REFERENSI
http://www.trikaja.co.cc
Majalah Chip edisi 6 tahun 2006
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2009 IlmuKomputer.Com

Web Science

Web Science merupakan inovasi baru yang di ciptakan oleh seorang bernama Tim Berners-Lee yang men-support dari berdirinya cabang ilmu ini. Tim Berners-Lee juga seorang penemu World Wide Web. Melihat perkembangan dari gerakan beberapa ilmuwan selama 3 tahun terakhir mengenai Web Science , workshop mereka di awal tahun ini, dan konferensi pertama Web Science di Athena, Yunani Maret 2009 yang dapat dilihat kristalisasinya dalam 3-4 tahun ke depan apakah semantic atau web 3.0 akan melahirkan studi tersendiri atau web science berhasil mengadopsinya sebagai bagian dari kajian mereka.Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis, pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia.
Tujuan ini untuk mendisiplinkan pelatihan untuk belajar web di dunia dan menjelaskan isi dan tantangan itu akan membentuk penggunaan design masa depan. Tidak ada yang seperti web yang pernah ada sebelumnya. Ini adalah keberuntungan yang sangat baik sesuai dengan obligasi. Jika kita memastikan keuntungan web pada manusia, kita harus lakukan yang terbaik dahulu untuk mengerti itu.
web science
web science
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang  baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web adalah bukan dunia yang statis tetapi super dinamis. Mengacu kepada kondisi ini, maka kajian pada Web Science akan melibatkan multi disiplin.
Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi luar biasa. Pada saat ini, kita berada pada pergerakan dari Web 2.0 ke arah Web 3.0.  Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write, sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan ‘manusia-manusia, manusia-mesin, dan mesin-mesin’.
Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit. Contoh sederhana, pada saat kita mencari sebuah informasi di search engine popular seperti Google, hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan kita  hanya 5% atau kurang dari daftar yang ditemukan pada Google.
Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian tersebut sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.
Prof. Dr. I Wayan Simri Wicaksana ( “Paradigma Web-Science Pada Ranah Hubungan Teknik dan Sosial”. )
http://aqil.tk/informations/web/web-science.html

Rabu, 02 Maret 2011

Sejarah Web

Sejarah Web
Web, mungkin sudah tidak asing lagi didengar oleh kebanyakan orang. Web adalah sebutan untuk suatu situs dunia maya (internet). Biasanya kata tersebut berhubungan pada suatu alamat situs, baik situs jejaring sosial, situs informasi atau situs yang sifatnya bergerak dibidang ekonomi (penjualan). Web merupakan sebuah database jaringan komputer diseluruh dunia yang menggunakan sebuah arsitektur pengambilan informasi yang umum. Secara konsep web merupakan sebuah client atau server manajemen database.
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut. Tapi tahukah anda web sendiri berasal dari mana dan siapa yang membuat?
Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan Swiss. CERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989, Tim Berners dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik.
Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA (National Center for Supercomputing Applications).
Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Di bulan Mei 1993, Marc Andreesen dan beberapa murid dari NCSA membuat Web browser untuk sistem X-Windows yang berbasiskan grafik dan yang mudah untuk digunakan. Dalam beberapa bulan saja, Mosaic telah menarik perhatian baik dari pemakai lama maupun pemakai baru di Internet. Kemudian NCSA mengembangkan versi-versi Mosaic lainnya untuk komputer berbasis UNIX, NeXT, Windows dan Macintosh.
Pada tahun 1994, Marc Andreesen meninggalkan NCSA, dan kemudian bersama Jim Clark, salah satu pendiri dari Silicon Graphics, membuat Netscape versi pertama. Kehadiran Netscape ini menggantikan kepopuleran Mosaic sebagai Web browser dan bahkan sampai saat ini Netscape merupakan browser yang banyak digunakan setelah Internet Explorer dari Microsoft.
Pada tahun yang sama CERN dan MIT mendirikan suatu konsorsium yang dinamakan World WIde Web Consortium (W3C) yang bertugas untuk membangun standar bagi teknologi Web.
Pada awal perkembangannya, sewaktu browser masih berbasiskan teks hanya terdapat sekitar 50 website. Di akhir tahun 1995 jumlah ini telah berkembang mencapai sekitar 300.000 web site. Dan diperkirakan sekarang ini jumalh pemakai Web telah mencapat sekitar 30-an juta pemakai diseluruh dunia.
Beberapa macam situs web
Sebuah Website statik, adalah salah satu bentuk website yang isi didalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, dan biasanya di maintain secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor. Ada 3 tipe kategori software editor yang biasa dipakai untuk tujuan maintaining ini, mereka adalah :
Elemen 1 Penyunting teks. Contohnya adalah Notepad atau TextEdit, dimana HTML diubah didalam program editor tersebut.
Elemen 2 WYSIWYG editor. Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User Interface) dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini.
Elemen 3 Editor yang sudah memiliki templat, contohnya Rapidweaver dan iWeb, dimana, editor ini membolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya langsung ke server web secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang HTML. Mereka dapat memilih templat yang sesuai dengan keinginan mereka, menambah gambar atau obyek, mengisinya dengan tulisan, dan dengan sekejap mereka sudah dapat membuat situs web tanpa harus melihat sama sekali kode-kode HTML.
Sebuah website dynamic adalah website yang secara berkala, informasi didalamnya berubah, atau website ini bisa berhubungan dengan user dengan berbagai macam cara atau metode (HTTP cookies atau Variabel Database, sejarah kunjungan, variabel sesi dan lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsung menggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server menerima permintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebut akan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon dari permintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yang sedang berlangsung diantara dua user, memantau perubahan situasi, atau menyediakan informasi yang berkaitan dengan sang user.
Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa diantaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk didalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
Plugin tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dari web browser, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut (catatan; halaman yang diubah, tak perlu di load atau di reloaded agar perubahannya dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM dan Javascript yang sudah tersedia pada semua Web Browser sekarang ini.
Seperti yang tertulis di atas, di luar sana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari terminologi website. Walaupun ¨Website¨ sudah secara umum dipakai, namun untuk Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, Academia, dan kamus-kamus yang ada, penulisan yang mereka pakai adalah dengan menggunakan 2 kata, yaitu Web site. Hal ini karena ¨Web¨ bukanlah terminilogi umum, namun kependekan dari World Wide Web.
sumber :
http://www.kamusilmiah.com/it/sejarah-world-wide-web/
http://blog.re.or.id/sejarah-web.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_web