Minggu, 10 April 2011

Cara Aman Bertransaksi Online


Tips Cara Aman Bertransaksi Online
Di era teknologi informasi seperti saat ini, dunia seakan sudah tidak lagi bersekat. Batas-batas daerah bahkan negara atau benua seakan sirna. Informasi apapun di wilayah benua manapun tanpa menunggu lama akan bisa dilihat dan ikut dirasakan oleh semua kalangan. Namun tentu bagaikan dua sisi mata pedang, di salah satu sisi banyak nilai positif yang akan kita peroleh, namun di sisi lain banyak juga hal negatif yang harus kita waspadai. Salah satu yang menjadi permasalahan cukup serius adalah penipuan di dunia maya.
Ya, penipuan adalah kata yang membuat banyak orang trauma berinteraksi dengan dunia maya. Banyak orang yang akhirnya lebih memilih dunia nyata sebagai dunianya (padahal sebenarnya di dunia nyata pun kasus penipuan juga tidak jarang terjadi). Akhirnya segala kemudahan yang banyak disediakan untuk berinteraksi di dunia maya lepas begitu saja dari tangan kita.
Tetapi untungnya, masih banyak orang yang baik dan jujur di dunia ini. Mereka ini dengan susah payah terus membangun kepercayaan publik, supaya dunia maya tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Karenanya mereka terus tanpa bosan berkampanye sisi positif dan baik dari dunia maya, juga terus tanpa henti menggugah rasa kepedulian kita agar benar-benar bisa aman berinteraksi dengan dunia maya. Berikut ini kami sajikan beberapa tips sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kita, terutama terkait dengan transaksi jual beli di dunia maya.
  1. Jika kita tertarik ingin membeli barang via transaksi online, periksa dengan teliti barang yang hendak dibeli (dari mulai ukuran, bentuk, sampai harganya, kalau memungkinkan minta dikirimkan contoh asli produknya). Juga jangan lupa, tanyakan kelebihan dan kekurangan dari barang tersebut dan tanyakan juga bagaimana dengan layanan purna jual dan garansi (jika ada).
  2. Perhatikan dengan teliti toko online yang digunakan untuk memajang produk. Apakah informasinya terus di update, apakah tokonya benar-benar terlihat serius dikelola, apakah ada tersedia informasi detail tentang tata cara order, alamat kontak, dan sebagainya. Semakin lengkap dan professional toko online yang mereka gunakan, semakin baik bagi para calon pembeli.
  3. Selain kita mengamati dengan teliti produk dan toko online yang digunakan, kita juga perlu mengamati kinerja penjual produk tersebut. Bagaimana caranya?
    • Lihat testimonial (kesaksian) dari para pembeli yang pernah membeli dari penjual tersebut. Jika toko online tidak menyediakan kolom testimonial, kita bisa memanfaatkan jasa mesin pencari google untuk menelitinya. Misalnya dengan mengetikkan nama penjual atau toko online di mesin pencari google. Lihat apakah ada komentar-komentar miring tentang penjual tersebut.
    • Cari informasi sedetail-detailnya dengan memanfaatkan jasa teman dan komunitas kita. Apakah mereka pernah berinteraksi dengan penjual tersebut. Jika iya, maka tanyakan seberapa profesionalkah penjual tersebut mengelola bisnisnya.
  4. Yang terakhir dan yang tidak kalah pentingnya, yakinkan diri kita bahwa kita bertransaksi dengan penjual yang dapat dipercaya. Caranya yaitu dengan mencari sebanyak-banyaknya informasi yang berkaitan dengan si penjual dari mulai nama lengkap, alamat kontak yang bisa dihubungi secara nyata (bukan maya), sampai kalau dimungkinkan minta dikirimkan fotokopi atau hasil scan kartu identitas (KTP) si penjual. Jangan khawatir, penjual yang baik akan dengan senang hati menginformasikannya. Jadi kita tidak perlu sungkan memintanya.
Dengan mempelajari banyak tips aman bertransaksi online lainnya, yang saya yakin banyak juga ditulis oleh pihak-pihak lain, mudah-mudahan menjadikan kita semakin waspada dan berhati-hati. Dan mudah-mudahan pada akhirnya sisi negatif dari dunia maya akan hilang dengan sendirinya. Kalau sudah begitu, kita akan banyak mendapatkan keuntungan darinya.

0 komentar:

Poskan Komentar